This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Kamis, 06 September 2012
Mendikbud Ganti Kurikulum, Bikauuus waattt??? KTSP tidak Relevan Lagi
20.46.00
ERIYAN TONI
Share
Kebiasaan menggonti-ganti kurikulum
pendidikan kembali terjadi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
(Kemendikbud) menjadwalkan akan menarik kurikulum tingkat satuan
pendidikan (KTSP) tahun depan. Kurikulum tinggalan kabinet lama ini
dinilai sudah usang.
Ditemui usai meresmikan sayembara
pemilihan pendidikan dan tenaga kependidikan (PTK) berprestasi dan
berdedikasi tingkat nasional di Jakarta kemarin (4/9), Mendikbud M Nuh
menuturkan, kurikulum yang baru ini paling lama harus sudah dijalankan
2014. “Syukur-syukur tahun depan (2013, red) sudah selesai dibahas
sekaligus bisa dijalankan,” katanya.
Mantan rektor ITS itu mengatakan,
penggantian kurikulum dari KTSP ke kurikulum yang baru itu bukan berarti
ada yang salah dengan KTSP. Nuh mengatakan, pergantian ini bukan
berarti KTSP jelek. Dia tetap menegaskan jika KTSP itu baik. “Tentu baik
pada masanya. Dan sudah tidak relevan dengan masa kini, zaman sudah
berubah,” paparnya.
Nuh menjelaskan, jika KTSP yang sudah
berumur lebih dari satu dasawarsa itu memang layak diganti. Pasalnya,
dari pandangannya arus perubahan zaman sudah cepat. Di antara bentuk
perubahan zaman yang cepat dan menyalip KTSP adalah lingkungan belajar
siswa.
Pada saat KTSP disusun dulu, Nuh
mengatakan, sumber belajar para siswa hanya dari guru. Tetapi untuk saat
ini, banyak sekali media yang berkembang dan bisa menjadi sumber
belajar. Di antaranya adalah jaringan internet yang mulai menjamur.
Mantan Menkominfo itu juga mengatakan, kurikulum yang baru nanti harus bisa memberi semacam ciri khas pada sebuah pembelajaran.
“Ciri khas yang saya maksud adalah,
kuatnya budaya ilmu pengetahuan dalam pembelajaran,” ucapnya. Ciri
khas ini diharapkan bisa mengimbangi mobilitas ilmu, barang, dan manusia
yang saat ini semakin cepat.
Untuk urusan nama sendiri, Nuh masih
belum menyiapkannya. Dia mengatakan, yang penting adalah isi kurikulum
itu dituntaskan dulu. Baru kemudian membahas soal nama atau istilah
yang baru.
Nuh menambahkan, kurikulum yang baru
ini tidak akan melepaskan program pengembangan guru. Dia mengatakan,
percuma kurikulum bagus tetapi kemampuan gurunya tidak ditingkatkan.
Salah satu upaya menggenjot peningkatan kualitas guru ini adalah dengan
ujian kompetensi guru (UKG).
Di bagian lain, Kepala Pusat Pembinaan
dan Pemasyarakat Bahasa, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kemendikbud Muhajir menjelaskan, penciptaan kurikulum baru harus
mengakomodasi nuansa keindonesiaan. Dia mengatakan, saat ini kondisi
kebahasaan Indonesia di sekolah-sekolah perlu ditingkatkan.
“Posisi bahasa Indonesia saat ini kalah
bergengsi dibanding bahasa Inggris,” ucap Muhajir dalam forum
keberagaman bahasa kemarin. Kondisi ini muncul karena dengan menguasi
bahasa Inggris bisa menghasilkan uang lebih banyak, dibandingkan hanya
menguasai bahasa Indonesia. Tetapi jika tidak dibentengi, Muhajir
khawatir semangat nasionalisme bisa pudar.
Dana Abadi Pendidikan Rp 10 T
Di sisi lain, skema baru dalam dunia
pendidikan di Indonesia akan mulai bergulir. Ini terkait dengan
keberadaan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah
Kementerian Keuangan.
Direktur Utama LPDP Eko Prasetyo
mengatakan, saat ini pemerintah sudah menyiapkan dana hingga Rp 10,61
triliun dalam bentuk dana abadi pendidikan (DAP) yang akan dikelola
oleh LPDP. “Dana ini akan digunakan untuk memberikan beasiswa pada
jenjang perguruan tinggi, baik S-1, S-2, dan S-3,” ujarnya saat rapat
dengan Komisi XI DPR, kemarin (4/9).
Inisiatif untuk membentuk lembaga
pengelola DAP sebenarnya sudah ada sejak 2009 lalu. Tujuannya untuk
melengkapi program beasiswa yang sudah dijalankan oleh Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta Kementerian Agama
(Kemenag).
Karena itu, dana pun sudah mulai
dialokasikan pada 2010 sebesar Rp 1 triliun, pada 2011 sebesar Rp 2,6
triliun, dan pada tahun ini pemerintah tinggal menunggu persetujuan DPR
untuk alokasi dana sebesar Rp 7 triliun, sehingga total dana mencapai
Rp 10,6 triliun.
Eko mengatakan, dana itu disebut dana
abadi karena dana pokoknya tidak akan berkurang. Sebab, dana tersebut
akan diinvestasikan ke instrumen investasi rendah risiko seperti
deposito maupun surat berharga negara (SBN). “Hasil investasi itulah
yang digunakan untuk membiayai beasiswa. Kalau dana aslinya tidak
diutak-atik,” katanya.
Seberapa besar hasil investasinya?
Rupanya sangat besar. Eko mengatakan, hasil investasi yang
pengelolaannya dititipkan pada Pusat Investasi Pemerintah (PIP) tersebut
pada 2011 mencapai Rp 75,15 miliar. Tahun ini, hasil investasi periode
Januari-Agustus saja sudah mencapai Rp 134,53 miliar, sehingga total
hasil investasi sudah mencapai Rp 209,69 miliar. “Dana inilah yang akan
kami salurkan untuk beasiswa,” ucapnya.
Menurut Eko, saat ini pihaknya tinggal
menunggu persetujuan dari tiga menteri selaku dewan pengawas, yakni
Menteri Keuangan, Menteri Agama, dan Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan. Jika persetujuan didapat, maka LPDP akan langsung membuka
aplikasi pendaftaran beasiswa secara online, sehingga bisa diakses oleh publik.
“Tahun ini, target kami memberikan beasiswa untuk 3.346 orang dan tahun depan naik menjadi 13.934 orang,” ujarnya.
Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar
Aziz mengatakan, DPR berharap agar beasiswa tersebut tidak hanya
diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), tapi juga bisa dinikmati
oleh masyarakat umum. “Selain itu, untuk orang yang sudah mampu
secara finansial, misalnya anak orang kaya, jangan diberikan beasiswa,
tapi semacam pinjaman, sehingga nanti mereka harus kembalikan setelah
bekerja,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Eko menyatakan,
beasiswa LPDP memang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, baik PNS
maupun masyarakat umum. Syaratnya, tentu saja berprestasi dan bersedia
untuk kembali ke Indonesia usai menyelesaikan pendidikannya.
“Untuk tahap awal, beasiswa memang
khusus S-2 dan S-3 di luar negeri. Ini supaya tidak tumpang tindih,
karena kalau beasiswa S-1 sudah banyak diberikan oleh Kemendikbud dan
Kemenag. Tapi, ke depan, kalau koordinasi sudah lebih rapi, kami juga
akan memberikan beasiswa untuk S-1,” ujarnya.
Adapun terkait pinjaman untuk pendidikan atau student loan,
kini LPDP tengah mempelajari mekanisme pemberian pinjaman kepada
mahasiswa yang sudah dilakukan oleh lembaga lain di banyak negara.
“Jadi, modelnya pinjaman lunak, mereka mengembalikan pinjaman dalam
jangka panjang setelah bekerja,” ucapnya. (wan/owi/jpnn)
Berita Ini di ambil dari Harian Padang Ekpres terbitan Rabu/05-09-2012.
Senin, 27 Agustus 2012
Berprestasi dengan Kecerdasan Kinestetik
17.35.00
ERIYAN TONI
Share
Kesuksesan seorang siswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik
belaka. Namun ada prestasi lain yang bisa menjadi aspek penilaian
kesuksesan. Apalagi jika dirujuk pada teori Gardner yang menyatakan
bahwa kecerdasan itu tidak bersifat tunggal, melainkan majemuk. Jadi
banyak ranah kecerdasan yang dimiliki setiap orang. Setidak-tidaknya
orang itu kuat pada salah satu dari beberapa ranah kecerdasan, yaitu;
verbal (bahasa), logika, spasial, kinestetik, musikal, interpersonal,
intrapersonal dan spiritual.
Seorang atlet biasanya memiliki kecerdasan kinestetik, dan Dzaky Fadhlurrahman adalah anak yang tergolong unggul dalam kecerdasan ini. Bentuk kecerdasan ini memungkinkan terjadinya hubungan antara pikiran dan tubuh yang diperlukan untuk berhasil dalam aktivitas, seperti; menari, melakukan pantomim, berolahraga, seni bela diri dan memainkan drama.
Dzaky Fadhlurrahman adalah peraih medali emas dalam ajang Olimpiade Olahraga Nasional Siswa (O2SN) pada cabang pencak silat tunggal putra untuk tingkat SMP. Prestasi belajar siswa SMPN 239 Lenteng Agung yang akrab dipanggil Zaki ini memang tidak begitu mencuat. Meski demikian ia tidak pernah tinggal kelas. Dari kecil Zaki memang bercita-cita menjadi seorang atlet pencak silat.
Putra dari pasangan Suyoto dan Wartini ini sudah dua kali meraih medali emas untuk cabang olahraga Silat. Pada O2SN tahun 2008, Zaki menyumbangkan perolehan medali emas bagi provinsi DKI Jakarta untuk cabang pencak silat tingkat SD. Dalam O2SN di Palembang ini ia kembali mendulang kesuksesan. Pengalaman juara di tingkat SD tidak lantas membuatnya lebih mudah mengungguli para pesilat lainnya. Sebab persaingan semakin ketat. Dilihat dari catatan waktu 3.00 menit dan poin 458 yang dibuatnya pada pertandingan final itu sama persis dengan perolehan I komang Andra Putra yang memperoleh juara kedua. Beruntung Zaki unggul beberapa point dalam nilai kejujuran.
Capaian terebut adalah hasil kerja keras dan kesungguhan Zaki.
“Saya itu latihan setiap hari dengan keras dan sungguh-sungguh. Terus juga berkat dukungan dan doa orang tua saya bisa menang,” ujarnya (13/7) di GOR Universitas IBA Palembang.
Dzaky Fadhlurrahman bertekad untuk terus maju dan menorehkan prestasi dalam even-even yang lebih besar.
“Saya ingin jadi atlet yang sukses dalam kejuaraan besar seperti Sea Games,” tandasnya.
Seorang atlet biasanya memiliki kecerdasan kinestetik, dan Dzaky Fadhlurrahman adalah anak yang tergolong unggul dalam kecerdasan ini. Bentuk kecerdasan ini memungkinkan terjadinya hubungan antara pikiran dan tubuh yang diperlukan untuk berhasil dalam aktivitas, seperti; menari, melakukan pantomim, berolahraga, seni bela diri dan memainkan drama.
Dzaky Fadhlurrahman adalah peraih medali emas dalam ajang Olimpiade Olahraga Nasional Siswa (O2SN) pada cabang pencak silat tunggal putra untuk tingkat SMP. Prestasi belajar siswa SMPN 239 Lenteng Agung yang akrab dipanggil Zaki ini memang tidak begitu mencuat. Meski demikian ia tidak pernah tinggal kelas. Dari kecil Zaki memang bercita-cita menjadi seorang atlet pencak silat.
Putra dari pasangan Suyoto dan Wartini ini sudah dua kali meraih medali emas untuk cabang olahraga Silat. Pada O2SN tahun 2008, Zaki menyumbangkan perolehan medali emas bagi provinsi DKI Jakarta untuk cabang pencak silat tingkat SD. Dalam O2SN di Palembang ini ia kembali mendulang kesuksesan. Pengalaman juara di tingkat SD tidak lantas membuatnya lebih mudah mengungguli para pesilat lainnya. Sebab persaingan semakin ketat. Dilihat dari catatan waktu 3.00 menit dan poin 458 yang dibuatnya pada pertandingan final itu sama persis dengan perolehan I komang Andra Putra yang memperoleh juara kedua. Beruntung Zaki unggul beberapa point dalam nilai kejujuran.
Capaian terebut adalah hasil kerja keras dan kesungguhan Zaki.
“Saya itu latihan setiap hari dengan keras dan sungguh-sungguh. Terus juga berkat dukungan dan doa orang tua saya bisa menang,” ujarnya (13/7) di GOR Universitas IBA Palembang.
Dzaky Fadhlurrahman bertekad untuk terus maju dan menorehkan prestasi dalam even-even yang lebih besar.
“Saya ingin jadi atlet yang sukses dalam kejuaraan besar seperti Sea Games,” tandasnya.
Jumat, 17 Agustus 2012
MERDEKA. MAU?
17.04.00
ERIYAN TONI
Share
Siapa yang memerdekakan negeri
ini?
Bung Karno-kah? Bung Hatta? Atau
bung yang lainnya ?
Atau para pejuang yang bertempur
hidup mati melawan penjajah?
Atau siapa?
Siapa membuat merdeka negeri yang
konon katanya tongkat bisa jadi tanaman?
Pertanyaannya jadi bukan siapa,
tapi benarkah kita merdeka?
Manusia sudah diberikan
kemerdekaan oleh Alloh SWT semenjak diturunkannya para Nabi dan Rosul. Manusia
terbebas dari belenggu penjajahan iblis dan setan yang menyesatkan manusia
menyuruh mereka menghamba kepada patung yang apalah itu namanya.
Kita sudah diberikan kemerdekaan
di bawah naungan Islam, peduli apakah manusia itu muslim atau yang bukan.
DI bawah naungan Islam, masyarakat suatu negeri betul-betul merasakan
indahnya merdeka.
Jadi sekarang, coba lihat ketika
teks proklamasi dibacakan kita mengklaim telah merdeka.
Tapi belum satu dasawarsa
berlalu, ketika sistem demokrasi terpimpin sampai era para begundal
pemuja Karl Marx yang bernama PKI diberi kekuasaan kita kembali terjajah.
Lalu berakhirnya kekuasaan Orla,
lahirlah Orba. Optimisme untuk perbaikan nasib mencuat.
32 tahun, orba berkuasa
kemerdekaan hanya direalisasikan berdasarkan pembangunan fisik yang kopong,
kita kembali terjajah.
Era orba berakhir dengan penuh
kontroversi, lalu muncul era reformasi yang masih diklaim eksis sampai
sekarang. Harapan perbaikan kembali lahir. Tapi yang terjadi?
Masih Terjajah! Ketika Freeport,
Natuna, Cepu dan blok-blok sumberdaya alam lainnya diberikan wewenang
kepada orang asing yang dan orang-orang yang tidak amanah. Rendahnya
kemampuan hidup masyarakat, krisis moral di kalangan masyarakat
diperparah dengan fitnah isu-isu ideologis. Korupsi merajalela,
rakyat kecil makin nelangsa…
Kita masih terjajah!
Bukan Amerika yang mengambil alih sistem ekonomi kita, bukan Cina yang
menguasai pasar kita, bukan pula Israel yang diam-diam menjalin
hubungan gelap dengan pengusaha kelas kakap negeri ini. Bukan hanya salah mereka..
Kita Punya Pilihan… Seperti Alloh
SWT memberikan pilihan hidup kepada Hambanya, umat Islam sebagai mayoritas
punya kekuatan untuk menentukan pilihan, ya. Kita punya pilihan
meninggalkan kekacauan ini dan hijrah kepada Islam secara kaffah. Seperti
zaman dahulu, zaman dimana tidak perlu ada Undang-Undang pembagian zona maksiat
dan zona alim seperti sekarang terjadi.
Yeah..Pilihan itu ada di tangan
kita, di tangan lo di tangan gue. Di tangan kita semua!
Jika kita betul-betul mau merdeka
seutuhnya, sudah saatnya merealisasikan perbuatan dan tindakan menuju
kehidupan Islam yang membuat semuanya lebih baik.
Kamis, 16 Agustus 2012
Hasil Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Angkatan 4, 5, dan 6 Tahun 2012
18.56.00
ERIYAN TONI
Share
Hasil Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Sertifikasi Guru
Dalam Jabatan Angkatan 4, 5, dan 6 serta penetapan Penerima Sertifikat
Pendidik Langsung (PSPL) dapat dilihat pada tautan di bawah ini:
1. Angkatan 4
2. Angkatan 5
3. Angkatan 6
4. PSPL
Bagi peserta yang dinyatakan “L” (Lulus), dan “MP” (Memenuhi Persyaratan), silahkan menunggu panggilan untuk penyerahan sertifikat.
Bagi peserta yang dinyatakan “M” (Mengulang), Ujian Ulang I akan dilaksanakan tanggal 2 September 2012.
Ujian dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB di BAAK Universitas Negeri Padang. Selengkapnya akan diumumkan pada pengumuman berikutnya.
Peserta yang dinyatakan “K” (Klarifikasi) harus melengkapi bahan sesuai dengan yang diminta pada pengumuman klarifikasi sebelum ini, atau klik disini
Demikian pengumuman ini.
1. Angkatan 4
2. Angkatan 5
3. Angkatan 6
4. PSPL
Bagi peserta yang dinyatakan “L” (Lulus), dan “MP” (Memenuhi Persyaratan), silahkan menunggu panggilan untuk penyerahan sertifikat.
Bagi peserta yang dinyatakan “M” (Mengulang), Ujian Ulang I akan dilaksanakan tanggal 2 September 2012.
Ujian dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB di BAAK Universitas Negeri Padang. Selengkapnya akan diumumkan pada pengumuman berikutnya.
Peserta yang dinyatakan “K” (Klarifikasi) harus melengkapi bahan sesuai dengan yang diminta pada pengumuman klarifikasi sebelum ini, atau klik disini
Demikian pengumuman ini.
Rabu, 15 Agustus 2012
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Universitas Negeri Padang Tahun 2012
14.20.00
ERIYAN TONI
Share
Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor 221 Tahun 2012 dan Hasil Rapat koordinasi
Penerimaan CPNS Tahun 2012 tanggal 9 sampai dengan 11 Juli 2012,
Universitas Negeri Padang akan menerima Calon Pegawai Negeri Sipil
sejumlah 20 (dua puluh) orang. Rincian formasi silahkan klik tautan ini
Informasi detil silahkan unduh tautan berikut ini :
Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Universitas Negeri Padang Tahun 2012
- Pendaftaran Penerimaan pendaftaran secara online di laman http://cpns.kemdikbud.go.id mulai tanggal 15 s.d 27 Agustus 2012.
- Persyaratan Tambahan Persyaratan umum silahkan lihat di laman http://cpns.kemdikbud.go.id
- Pelaksanaan Ujian Ujian dilaksanakan pada hari Sabtu, 8 September 2012 pukul 07.30 WIB di Universitas Negeri Padang.
- Pengumuman Hasil Ujian Pengumuman kelulusan Ujian Kompetensi Dasar tanggal 18 September 2012
Informasi detil silahkan unduh tautan berikut ini :
Selasa, 14 Agustus 2012
Kabupaten/Kota Dianggap Tak Becus Urus Tunjangan Guru
11.41.00
ERIYAN TONI
Share
JAKARTA--Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, salah satu alasan yang
menjadi pemicu dilimpahkannya kewenangan pengurusan guru di Indonesia
dari kabupaten/kota ke propinsi adalah terlambatnya penyaluran tunjangan
guru. Menurutnya, jika hal ini semakin lama dibiarkan, maka
dikhawatirkan akan menjadi persoalan serius.
"Jadi kalau nanti ditarik ke propinsi, segala macam tunjangan guru tidak lagi ditransfer ke kabupaten/kota. Tetapi, langsung ke propinsi kemudian guru-guru. Ini juga yang menjadi pertimbangan untuk mengalihkan urusan guru ke propinsi," ungkap Nuh di Jakarta, Senin (6/8).
Nuh menyesalkan, hingga saat ini penyaluran tunjangan-tunjangan guru di daerah masih terus terlambat. Padahal, lanjut Nuh, uang sudah dikirim sejak awal tiap triwulan (3 bulan sekali) ke rekening pemerintah kabupaten/kota. "Namun, tetap saja ada yang terlambat dan tetap terjadi sampai hari ini," serunya.
Oleh karena itu, mantan Menkominfo ini mengungkapkan, hal tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi yang sedang dilakukan untuk mencari format mengenai penyaluran tunjangan di tahun 2013 mendatang. Dikatakan, kasus ini sama dengan kasus penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2011.
"Setelah dilakukan penataan, sekarang sudah lebih baik. Maka itu, sekarang konsentrasi saya ke penyaluran tunjangan atau kesejahteraan guru dulu," imbuhnya.(Cha/jpnn)
"Jadi kalau nanti ditarik ke propinsi, segala macam tunjangan guru tidak lagi ditransfer ke kabupaten/kota. Tetapi, langsung ke propinsi kemudian guru-guru. Ini juga yang menjadi pertimbangan untuk mengalihkan urusan guru ke propinsi," ungkap Nuh di Jakarta, Senin (6/8).
Nuh menyesalkan, hingga saat ini penyaluran tunjangan-tunjangan guru di daerah masih terus terlambat. Padahal, lanjut Nuh, uang sudah dikirim sejak awal tiap triwulan (3 bulan sekali) ke rekening pemerintah kabupaten/kota. "Namun, tetap saja ada yang terlambat dan tetap terjadi sampai hari ini," serunya.
Oleh karena itu, mantan Menkominfo ini mengungkapkan, hal tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi yang sedang dilakukan untuk mencari format mengenai penyaluran tunjangan di tahun 2013 mendatang. Dikatakan, kasus ini sama dengan kasus penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2011.
"Setelah dilakukan penataan, sekarang sudah lebih baik. Maka itu, sekarang konsentrasi saya ke penyaluran tunjangan atau kesejahteraan guru dulu," imbuhnya.(Cha/jpnn)
Share: http://www.jpnn.com/read/2012/08/06/136032/Kabupaten/Kota-Dianggap-Tak-Becus-Urus-Tunjangan-Guru
DATA NILAI HASIL UKG 2012
11.37.00
ERIYAN TONI
Share
Untuk melihat nilai data UKG Online dimaksud, silakan klik di sini
Informasi hasil UKG Online untuk jenjang PAUD/TK/SD/SMP/SMA/SMK dapat
dilihat melaui website yang resmi disediakan oleh Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebuadayaan dan Penjaminan Mutu
Pendidikan (BPSDMP dan PMP) Kemendikbud.
Kamis, 26 Juli 2012
Persiapan Minim, PGRI Sesalkan UKG
15.49.00
ERIYAN TONI
Share
Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menyesalkan pelaksanaan Uji
Kompetensi Guru (UKG) yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaa (UKG). Persiapan pelaksanaan UKG dirasakan sangat minim.
"Sebenarnya banyak kegiatan barus dari Kemdikbud. Hanya saja, tidak disiapkan dan dilakukan dengan baik, jadi hasilnya belum tentu bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan," ungkap Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Sulistiyo, dalam menanggapi berbagai penolakan UKG di Jakarta, Kamis (26/7).
Sulistyo mengatakan, UKG ini dilakukan dengan persiapan yang belum maksimal. Ini dapat dilihat dari lemahnya pengembangan instrumen, desain kegiatannya, penguatan landasan yuridisnya, konseptual teoritiknya, dan antisipasi mal praktek di lapangan.
"Sebenarnya niat kegiatan itu baik. Maka PGRI mendukungnya. Tapi kami tetap meminta agar UKG tidak dikaitkan dengan sertifikasi, terlebih dengan penerimaan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Menteri memenuhinya," ujarnya.
Selama ini, lanjut Sulistyo, PGRI mengkritisi bahwa pembinaan guru sangat jelek, bahkan hampir bisa disebut tak ada pembinaan guru yang memadai. Banyak guru di Indonesia yang tidak pernah mengikuti diklat, terlebih guru swasta dan honorer, apalagi Diklat menjadi barang aneh.
Oleh karena itu, ketika pemerintah akan melakukan diklat secara bertahap dan tepat sasaran, PGRI memberikan dukungan untuk menghimpun data kompetensi guru melalui uji kompetensi guru (UKG). "Kami sudah mengingatkannya agar UKG ini bukan untuk menyiksa guru, untuk menghukum guru, untuk membuat guru stress. Sejak Indonesia merdeka belum pernah melakukan UKG dan tak mempunyai peta kompetensi guru. Wajarlah itu harus dilakukannya dengan baik," tuturnya.
Maka itu Sulistyo mengharapkan agar UKG yang digelar mampu merekam kompetensi guru dengan benar, informasi dan data yang terhimpun sungguh-sungguh sesuai kenyataan. "Jangan informasi parsial tetapi untuk membuat keputusan penting. Selain itu juga jangan mengandung informasi manipulatif, karena ini tentunya untuk dasar menentukan kebijakan," ucapnya.
"Sebenarnya banyak kegiatan barus dari Kemdikbud. Hanya saja, tidak disiapkan dan dilakukan dengan baik, jadi hasilnya belum tentu bermanfaat untuk peningkatan mutu pendidikan," ungkap Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Sulistiyo, dalam menanggapi berbagai penolakan UKG di Jakarta, Kamis (26/7).
Sulistyo mengatakan, UKG ini dilakukan dengan persiapan yang belum maksimal. Ini dapat dilihat dari lemahnya pengembangan instrumen, desain kegiatannya, penguatan landasan yuridisnya, konseptual teoritiknya, dan antisipasi mal praktek di lapangan.
"Sebenarnya niat kegiatan itu baik. Maka PGRI mendukungnya. Tapi kami tetap meminta agar UKG tidak dikaitkan dengan sertifikasi, terlebih dengan penerimaan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Menteri memenuhinya," ujarnya.
Selama ini, lanjut Sulistyo, PGRI mengkritisi bahwa pembinaan guru sangat jelek, bahkan hampir bisa disebut tak ada pembinaan guru yang memadai. Banyak guru di Indonesia yang tidak pernah mengikuti diklat, terlebih guru swasta dan honorer, apalagi Diklat menjadi barang aneh.
Oleh karena itu, ketika pemerintah akan melakukan diklat secara bertahap dan tepat sasaran, PGRI memberikan dukungan untuk menghimpun data kompetensi guru melalui uji kompetensi guru (UKG). "Kami sudah mengingatkannya agar UKG ini bukan untuk menyiksa guru, untuk menghukum guru, untuk membuat guru stress. Sejak Indonesia merdeka belum pernah melakukan UKG dan tak mempunyai peta kompetensi guru. Wajarlah itu harus dilakukannya dengan baik," tuturnya.
Maka itu Sulistyo mengharapkan agar UKG yang digelar mampu merekam kompetensi guru dengan benar, informasi dan data yang terhimpun sungguh-sungguh sesuai kenyataan. "Jangan informasi parsial tetapi untuk membuat keputusan penting. Selain itu juga jangan mengandung informasi manipulatif, karena ini tentunya untuk dasar menentukan kebijakan," ucapnya.
Sumber: JPNN
Rabu, 25 Juli 2012
Jelang ujian, website uji kompetensi guru Kemdikbud tidak dapat diakses
07.20.00
ERIYAN TONI
Share
Website yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Republik Indonesia (Kemdikbud) untuk uji kompetensi guru (UKG) saat ini
tidak dapat diakses. Dari pantauan IDnc.info, website yang beralamat
ukg.kemdikbud.go.id ini tidak dapat dibuka dari kemarin siang hingga
malam.
Website yang menyediakan contoh soal UKG untuk para guru dan
kepala sekolah yang akan melaksanakan ujian pada tanggal 30 Juli 2012
tidak menunjukan tanda-tanda online. Ujian rencananya akan dilaksanakan
secara bergelombang sesuai dengan ketersediaan perangkat dimasing-masing
wilayah lokasi ujian.
Website yang menggunakan sub-domain ukg dari website resmi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini diinformasikan menyediakan
pedoman-pedoman bahasan materi yang akan diujikan pada ujian kompetensi
untuk para guru diseluruh Indonesia. Website tersebut juga menyediakan
contoh atau kisi-kisi soal untuk memberikan kemudahan untuk para guru
dalam menghadapi ujian, informasi mengenai format soal adalah 30% soal
pedagogik dan 70% soal profesional.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan “Semua guru
diharapkan untuk mengikuti ujian untuk melihat potensi yang ada pada
setiap guru”. Karena kemampuan guru, kata Musliar, juga ikut
mempengaruhi kemampuan anak didiknya, misalnya nilai kelulusan ujian
nasional.
“Tak akan pengaruhi tunjangan profesi,” kata Wakil Menteri Pendidikan
dan Kebudayaan, Musliar Kasim. Jika ada yang tidak lolos ujian
sertifikasi, maka akan diadakan pelatihan oleh Kemdikbud, tegasnya.
Banyaknya website yang juga memberikan informasi mengenai contoh soal
ujian kompetensi ini membuat para guru sulit menentukan informasi yang
valid dikarenakan website resmi dari Kemdikbud tidak beroperasi. Saya juga sudah berulang kali melakukan test melalui koneksi dibeberapa negara,
hasilnya banyak menunjukan “connect() timed out!”. Semoga hal ini dapat
segera teratasi sehingga para bapak dan ibu guru dapat mempersiapkan
diri menjelang ujian kompetensi ini.
Jumat, 13 Juli 2012
Hasil Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Angkatan 1, 2, dan 3 Kuota Tahun 2012 Rayon 106 UNP
22.21.00
ERIYAN TONI
Share
1. Angkatan 1
2. Angkatan 2
3. Angkatan 3
Demikian pengumuman ini.
TTD.
PSG Rayon 106 UNP.
Universitas Negeri Padang telah
ditunjuk sebagai pelaksana Sertifikasi Guru Dalam Jabatan sesuai dengan
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 057/0/2007. Sesuai dengan
kuota, pada tahun 2012 Universitas Negeri Padang telah melaksanakan
Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) untuk guru TK, SD, SMP, SMA, dan
SMK se-Sumatera Barat.
Hasil Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon 06 UNP Padang tahun
2012 telah diumumkan berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Negeri
Padang, dan Daftar Nama Peserta yang dinyatakan LULUS dan MENGULANG masing-masing Angkatan 1, 2, dan 3 Kuota Tahun 2012 Rayon 106 UNP, dapat dilihat pada
tautan di bawah ini:
1. Angkatan 1
2. Angkatan 2
3. Angkatan 3
Peserta yang dinyatakan Lulus (L), menunggu informasi penyerahan
sertifikat. Peserta yang dinyatakan Mengulang (M) dapat mengikuti Ujian Ulang I (Pertama) pada tanggal 29 Juli 2012, informasi waktu dan tempat ujian akan diinformasikan pada pengumuman berikutnya.
Demikianlah informasi Hasil Sertifikasi Guru tahun 2012 di lingkungan Kemdiknas Rayon 06 UNP Padang. Terima kasih.
Demikian pengumuman ini.
TTD.
PSG Rayon 106 UNP.








