Natural, Informative And Educative

Natural, Informative And Educative
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA YANG KE 75, SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA, MARHABAN YA MUHARRAM. SELAMAT MEMASUKI TAHUN BARU ISLAM 1442 H" Mohon maaf lahir batin

Minggu, 07 Juli 2013

HASIL UKG ONLINE TAHUN 2013

Share

Informasi terkini tentang hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) untuk Kota Bukittinggi yang telah dilaksanakan secara online kami sajikan disini. Sebagaimana kita ketahui bersama, pada tanggal 3 -15 Juni kemarin sebanyak 538 orang guru tercatat sebagai peserta terdaftar UKG online 2013, dimana menurut data Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi terbanyak adalah peserta dari guru guru Sekolah Dasar. Dari jumlah itu ternyata hanya sebanyak 105 ORANG yang berhak menjadi calon peserta sertifikasi tahun 2013 sebagaimana yang kami kutip dari situs resmi sertifikasi kemdiknas. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, walau sama-sama memakai sistem yang sama (online) namun peserta UKG 2013 tidak bisa langsung melihat nilai yang diperolehnya. Hasil UKG 2013 ini akan menjadi salah satu pertimbangan penetapan peserta sertifikasi 2013 melalui jalur Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Setelah mengikuti dan lulus PLPG yang dilaksanakan kurang lebih selama 12 hari, guru mendapatkan sertifikat pendidik. Dengan status guru bersertifikasi, maka guru berhak mendapatkan Tunjangan Profesi Pendidikan (TPP) sebesar satu kali gaji pokok untuk guru PNS dan Rp. 1,5 juta untuk guru Non PNS.   
Berikut ini adalah printscrint nama nama peserta guru sertifikasi untuk Kota Bukittinggi yang lulus UKG 2013:

Untuk sementara itu saja informasi PENGUMUMUMAN HASIL UKG ONLINE TAHUN 2013 yang bisa kami sampaikan. SELAMAT! kepada Bapak dan Ibu yang lulus dan bersiap siap untuk menjalani PLPG yang informasi selanjutnya dapat dilihat di blog ini, dan bagi bapak dan ibu yang belum lulus tahun ini jangan kecewa dan putus asa karena tahun depan masih ada kesempatan. INGAT! prioritas untuk menjadi peserta PLPG adalah berdasarkan usia dan usia kerja bapak ibu.  Terimakasih atas kunjungan anda di blog ini.

Selasa, 18 Juni 2013

Ujian Tulis Honorer K2 Dipastikan September 2013

Share

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 56 tahun 2012, penyelesaian tenaga honorer Kategori II (K.II) dilakukan melalui tes secara tertulis dengan sesama tenaga honorer selama satu kali pada tahun 2013. Sementara pelaksanaan ujian tertulis tenaga honorer K.II yang semula direncanakan bulan Juni/Juli 2013 akan mengalami pergeseran jadual. “Menurut rencana, seleksi ujian tertulis akan dilaksanakan pada September 2013,” ujar Sekretaris Kementerian PAN & RB  Tasdik Kinanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Selasa (21/05).
Pergeseran jadual tersebut menurut Tasdik karena anggaran belum ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. “Di samping itu, uji publik serta penelitian terhadap data tenaga honorer K.II oleh Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah Daerah belum selesai,” imbuh Tasdik.

Untuk tes kompetensi dasar (TKD), materinya  terdiri dari wawasan kebangsaan, intelegensi umum, dan karakteristik pribadi. Sedangkan untuk tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, dan tenaga selain tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan, ditambah dengan dan tes kompetensi bidang.

Sumber data BKN mencatat bahwa total tenaga honorer K.II per 13 Mei 2013 sejumlah 559.891, terdiri dari 500.168 dari instansi Daerah dan 59.723 dari instansi Pusat.
 
Berikut ini ini adalah daftar TENAGA HONORER Instansi Daerah KATEGORI II wilayah Kerja Kanreg XII untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi Kanreg XII Badan Kepegawaian Negara atau BKD/Biro Kepegawaian instansi yang terkait.
Unduh:
Download this file (5300_K2_PEMERINTAH_PROPINSI_RIAU.pdf)5300_K2_PEMERINTAH_PROPINSI_RIAU.pdf141 Kb
Download this file (5301_K2_PEMERINTAH_KAB._KAMPAR.pdf)5301_K2_PEMERINTAH_KAB._KAMPAR.pdf775 Kb
Download this file (5302_K2_PEMERINTAH_KAB._BENGKALIS.pdf)5302_K2_PEMERINTAH_KAB._BENGKALIS.pdf463 Kb
Download this file (5304_K2_PEMERINTAH_KAB._INDRAGIRI_HULU.pdf)5304_K2_PEMERINTAH_KAB._INDRAGIRI_HULU.pdf454 Kb
Download this file (5305_K2_PEMERINTAH_KAB._INDRAGIRI_HILIR.pdf)5305_K2_PEMERINTAH_KAB._INDRAGIRI_HILIR.pdf1220 Kb
Download this file (5306_K2_PEMERINTAH_KAB._PELALAWAN.pdf)5306_K2_PEMERINTAH_KAB._PELALAWAN.pdf353 Kb
Download this file (5307_K2_PEMERINTAH_KAB._ROKAN_HULU.pdf)5307_K2_PEMERINTAH_KAB._ROKAN_HULU.pdf248 Kb
Download this file (5308_K2_PEMERINTAH_KAB._ROKAN_HILIR.pdf)5308_K2_PEMERINTAH_KAB._ROKAN_HILIR.pdf135 Kb
Download this file (5309_K2_PEMERINTAH_KAB._SIAK.pdf)5309_K2_PEMERINTAH_KAB._SIAK.pdf252 Kb
Download this file (5312_K2_PEMERINTAH_KAB._KUANTAN_SINGINGI.pdf)5312_K2_PEMERINTAH_KAB._KUANTAN_SINGINGI.pdf521 Kb
Download this file (5313_K2_PEMERINTAH_KAB._KEPULAUAN_MERANTI.pdf)5313_K2_PEMERINTAH_KAB._KEPULAUAN_MERANTI.pdf177 Kb
Download this file (5371_K2_PEMERINTAH_KOTA_PEKAN_BARU.pdf)5371_K2_PEMERINTAH_KOTA_PEKAN_BARU.pdf526 Kb
Download this file (5373_K2_PEMERINTAH_KOTA_DUMAI.pdf)5373_K2_PEMERINTAH_KOTA_DUMAI.pdf195 Kb
Download this file (5400_K2_PEMERINTAH_PROPINSI_SUMATERA_BARAT.pdf)5400_K2_PEMERINTAH_PROPINSI_SUMATERA_BARAT.pdf95 Kb
Download this file (5401_K2_PEMERINTAH_KAB._AGAM.pdf)5401_K2_PEMERINTAH_KAB._AGAM.pdf498 Kb
Download this file (5402_K2_PEMERINTAH_KAB._PASAMAN.pdf)5402_K2_PEMERINTAH_KAB._PASAMAN.pdf699 Kb
Download this file (5403_K2_PEMERINTAH_KAB._LIMAPULUH_KOTA.pdf)5403_K2_PEMERINTAH_KAB._LIMAPULUH_KOTA.pdf597 Kb
Download this file (5404_K2_PEMERINTAH_KAB._SOLOK.pdf)5404_K2_PEMERINTAH_KAB._SOLOK.pdf830 Kb
Download this file (5405_K2_PEMERINTAH_KAB._PADANG_PARIAMAN.pdf)5405_K2_PEMERINTAH_KAB._PADANG_PARIAMAN.pdf749 Kb
Download this file (5406_K2_PEMERINTAH_KAB._PESISIR_SELATAN.pdf)5406_K2_PEMERINTAH_KAB._PESISIR_SELATAN.pdf1540 Kb
Download this file (5407_K2_PEMERINTAH_KAB._TANAH_DATAR.pdf)5407_K2_PEMERINTAH_KAB._TANAH_DATAR.pdf661 Kb
Download this file (5408_K2_PEMERINTAH_KAB._SIJUNJUNG.pdf)5408_K2_PEMERINTAH_KAB._SIJUNJUNG.pdf799 Kb
Download this file (5409_K2_PEMERINTAH_KAB._KEP._MENTAWAI.pdf)5409_K2_PEMERINTAH_KAB._KEP._MENTAWAI.pdf258 Kb
Download this file (5410_K2_PEMERINTAH_KAB._SOLOK_SELATAN.pdf)5410_K2_PEMERINTAH_KAB._SOLOK_SELATAN.pdf572 Kb
Download this file (5411_K2_PEMERINTAH_KAB._DHARMASRAYA.pdf)5411_K2_PEMERINTAH_KAB._DHARMASRAYA.pdf598 Kb
Download this file (5412_K2_PEMERINTAH_KAB._PASAMAN_BARAT.pdf)5412_K2_PEMERINTAH_KAB._PASAMAN_BARAT.pdf1287 Kb
Download this file (5471_K2_PEMERINTAH_KOTA_BUKIT_TINGGI.pdf)5471_K2_PEMERINTAH_KOTA_BUKIT_TINGGI.pdf124 Kb
Download this file (5472_K2_PEMERINTAH_KOTA_PADANG_PANJANG.pdf)5472_K2_PEMERINTAH_KOTA_PADANG_PANJANG.pdf80 Kb
Download this file (5473_K2_PEMERINTAH_KOTA__SAWAH_LUNTO.pdf)5473_K2_PEMERINTAH_KOTA__SAWAH_LUNTO.pdf216 Kb
Download this file (5474_K2_PEMERINTAH_KOTA_SOLOK.pdf)5474_K2_PEMERINTAH_KOTA_SOLOK.pdf171 Kb
Download this file (5475_K2_PEMERINTAH_KOTA_PADANG.pdf)5475_K2_PEMERINTAH_KOTA_PADANG.pdf773 Kb
Download this file (5476_K2_PEMERINTAH_KOTA_PAYAKUMBUH.pdf)5476_K2_PEMERINTAH_KOTA_PAYAKUMBUH.pdf350 Kb
Download this file (5477_K2_PEMERINTAH_KOTA_PARIAMAN.pdf)5477_K2_PEMERINTAH_KOTA_PARIAMAN.pdf210 Kb
Download this file (8100_K2_PEMERINTAH_PROPINSI_KEPULAUAN_RIAU.pdf)8100_K2_PEMERINTAH_PROPINSI_KEPULAUAN_RIAU.pdf46 Kb
Download this file (8101_K2_PEMERINTAH_KAB._BINTAN.pdf)8101_K2_PEMERINTAH_KAB._BINTAN.pdf236 Kb
Download this file (8102_K2_PEMERINTAH_KAB._KARIMUN.pdf)8102_K2_PEMERINTAH_KAB._KARIMUN.pdf138 Kb
Download this file (8103_K2_PEMERINTAH_KAB._NATUNA.pdf)8103_K2_PEMERINTAH_KAB._NATUNA.pdf183 Kb
Download this file (8104_K2_PEMERINTAH_KAB._LINGGA.pdf)8104_K2_PEMERINTAH_KAB._LINGGA.pdf96 Kb
Download this file (8105_K2_PEMERINTAH_KAB._KEPULAUAN_ANAMBAS.pdf)8105_K2_PEMERINTAH_KAB._KEPULAUAN_ANAMBAS.pdf151 Kb
Download this file (8171_K2_PEMERINTAH_KOTA_BATAM.pdf)8171_K2_PEMERINTAH_KOTA_BATAM.pdf434 Kb
Download this file (8172_K2_PEMERINTAH_KOTA_TANJUNG_PINANG.pdf)8172_K2_PEMERINTAH_KOTA_TANJUNG_PINANG.pdf77 Kb     

Rabu, 12 Juni 2013

RUARR BIASAA!! SD Islam Al-Azhar No.1 UN Bukittinggi

Share

Pres­ta­si yang diperoleh oleh tujuh murid Sekolah Dasar (SD) swasta Al-Azhar Bukit Apit Puhun, Kota Bukittinggi, layak diacungi jempol. Betapa tidak, tujuh orang muridnya menda­patkan nilai rata-rata 10,00 pada hasil Ujian Nasional (UN) 2013 untuk tingkat SD.

Hal itu pula yang menem­patkan SD Al-Azhar Bukit­tinggi, berada di peringkat ke­dua hasil UN tertinggi di Su­ma­tera Barat, serta peringkat teratas untuk Kota Bukittinggi. Ke­tujuh murid itu, adalah Ai­nul Nabilla Hesyana, Mu­ham­mad Rizky Ananda, Mu­ham­mad Robianando Putra Awe.

Berikut, Nadhil Ihsan Sat­ri­ya, Nandini Luthfiya, Salsa­billa, dan Shollatunnisa Putri De Tasya. Dari tiga bidang studi yang diujikan pada UN, diantaranya Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA, masing-masingnya mendapat nilai 10,00 dengan demikian, total­nya adalah 30,00.

Dari 66 murid peserta UN tingkat SD se-Sumbar, yang sama-sama memperoleh nilai rata-rata 10,00, dimana tujuh diantara berasal dari SD Al-Azhar Bukittinggi. Hasil ini sangat mengejutkan sebagian besar kalangan pendidikan, khusnya di Kota Bukittinggi.

Sebab, sekolah yang berlo­kasikan di Jalan TDR Parak Konsi, Bukit Apit itu, berada di pinggir kelurahan dan jauh dari pusat kota, bahkan tidak seorang pun gurunya dari kalangan PNS. Sekaligus ber­arti, ketujuh murid tersbut menjawab semua soal dengan benar, tanpa ada salah.

Sekolah yang dibangun semenjak tahun 1993 ini, pada tahun-tahun sebelumnya, be­lum pernah meraih prestasi hasil UN tertinggi. Namun pada tahun 2013 ini, men­dadak SD Al-Azhar menggu­ling­kan prestasi SD teladan atau SD percontohan lainnya, khususya di Bukittinggi.

Keberhasil itu, menurut Kepala SD Swasta Al-Azhar Bukittinggi, Gantino Habibi, berkat kerja keras dan sinergi antara guru dan orangtua murid. “Strategi yang kami laku­kan, setiap hari, minimal ada waktu satu jam bagi guru-guru untuk melakukan evalua­si,” katanya, Senin (10/6).

Evaluasi itu, terutama ter­ha­dap kelemahan pembe­laja­ran yang dilakukan di kelas. Khusus untuk guru-guru yang mengajar di kelas enam, setiap harinya membuat 40 soal per­hari untuk dibahas di kelas, serta membahas soal-soal ta­hun sebelumnya yang dipre­diksi akan ke luar kembali. 

Kecuali itu, pihak sekolah juga membentuk iklim yang harmonis dan saling akrab antara guru dan murid, sehing­ga tidak seorang pun murid SD Al-Azhar yang mendapat per­la­kuan kurang terpuji dari guru. Bahkan dari sekitar 200 orang murid, 45 orang dianta­ranya merupakan anak berke­butuhan khusus.

”Dari beberapa strategi yang kami lakukan, InsyaAllah tidak ada seorang anakpun yang meledek atau mence­meeh anak yang berkebutuhan khusus tersebut. Kami me­mang menjaga suasana seko­lah agar tercipta senyaman mungkin,”jelas Gantino Ha­bibi.

Atas prestasi yang diraih SD Al-Azhar Bukittinggi itu, Ketua Yayasan H. Muhardi Rajab, mengatakan, pihak yayasan dan sekolah memberi­kan reward (penghargaan) berupa uang tunai kepada 20 peserta UN dari SD Al-Azhar, dengan total sebesar Rp7 juta.

”Nilai reward untuk ma­sing-masing murid berbeda, tergantung dari hasil nilai mereka,” ujarnya.

Minggu, 02 Juni 2013

JADWAL TERBARU UKA SERTIFIKASI GURU 2013

Share

Bagi bapak ibu guru yang akan mengkuti Ujian Kompetensi Awal Guru tahun 2013, pastinya sudah tahu jadwal UKA yang baru, karena ada revisi mengenai tanggal pelaksanaan UKA buat para bapak ibu guru sekalian. Dimana perubahan jadwal UKA 2013 ini dapat dilihat di website sertifikasi guru kemdiknas.  Dari pengumuman yang di rilis terbaru pelaksanaan uji kompetensi guru 2013 akan dilaksanakan tanggal 3 - 15 juni 2013.
Bagi bapak dan ibu guru yang berada di Kota Bukittinggi dipastikan lokasi TUK uji kompetensi guru dilaksanakan di SMAN 1 Bukittinggi dan SMKN 1 Bukittinggi dengan jumlah peserta sebanyak 530 orang peserta UKA pada tahun 2013 ini. Untuk kepastian jadwal tes masing-masing peserta dapat dilihat dengan mengklik tautannya disini cukup dengan memasukan NUPTK bapak dan ibu maka akan diketahui kapan jadwal bapak dan ibu guru untuk pelaksanaan UKA 2013.
Demikianlah informasi terbaru yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat bagi bapak dan ibu guru yang akan melaksanakan UKA 2013. SEMOGA SUKSES UJIANNYA!!

Sabtu, 01 Juni 2013

PADANG PARIAMAN RANKING TERATAS UN SMP 2013, PESSEL TERJUN BEBAS

Share

Hal mengejutkan datang dari kelulusan SMP sederajat Sumbar tahun 2013, yang diumumkan hari ini. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sumbar, untuk 2013 ini, peringkat pertama kelulusan SMP dipegang Kabupaten Padang Pariaman, sedangkan terendah atau paling buncit adalah Kabupaten Pesisir Selatan. Padahal di tahun 2012 lalu, kabupaten ini berada pada peringkat pertama di Sumbar.

Tidak hanya itu, Kabupaten Pessel juga memiliki jumlah siswa terbanyak tidak lulus. Yaitu sampai 186 orang dari 6.079 orang peserta. Sementara persentase kelulusan mencapai 96,94 persen. Nilai tertinggi di kabupaten ini hanya mencapai 24,56, dengan rata-rata 6,14.

Bagi Pesisir Selatan, tidak hanya kabar kelulusan SMP yang mengejutkan, kabar dari kelulusan MTs juga sama. Kelulusan MTs di Pesisir Selatan, jika dihitung dari peringkatnya di Sumbar, tahun ini berada pada rangking 16. Sementara pada tahun 2012 lalu, berada pada posisi kedua.

Sementara secara umum, untuk Sumbar, kelulusan siswa SMP sederajat dibanding tahun sebelumnya naik 0,82 persen. Tahun 2013 ini, kelulusan siswa SMP mencapai 99.02 persen. Sebanyak 82.081 orang dinyatakan lulus dari 82.891 orang peserta. Jumlah yang tidak lulus mencapai 810 orang atau 0,98 persen.

Sedangkan tahun sebelumnya, kelulusan SMP sederajat mencapai 98,20. Sebanyak 82.433 orang siswa dinnyatakan lulus dari 83.944 orang peserta. Jumlah siswa tidak lulus mencapai 1551 orang dengan persentase 1,8 persen.

Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, jika secara nasional, kelulusan menurun, di Sumbar justru meningkat.

“Hal ini karena siswa menyadari, bahwa mereka harus mengandalkan diri sendiri ketika ujian. Tidak bisa lagi meminta jawaban kepada teman. Ini menimbulkan semangat tersendiri dalam diri siswa untuk belajar,” katanya.

Untuk mengatasi siswa berkeliaran di luar rumah sewaktu pengumuman kelulusan, semua kabupaten dan kota sepakat mengumumkan hasil kelulusan pada pukul 16.00 WIB.

“Cara paling efektif yang kita anjurkan adalah, pihak sekolah mengajak orang tua dan siswa tahun terakhir untuk salat magrib berjamaah di sekolah. Setelah itu baru diumumkan hasil kelulusan. Jadi tawuran, konvoi dan lainnya bisa dihindari,” jelas Syamsulrizal.

Di antara kabar duka, kabar baik juga datang dari berbagai kota dan kabupaten lainnya. Seperti Kabupaten Padang Pariaman berada pada peringkat pertama, disusul Kota Padang yang menempati posisi kedua di Sumbar dengan total nilai mencapai 29.44. Pada tahun lalu, Kota Padang berada di posisi rangking empat di Sumbar. Kabar gembira juga diterima Kepulauan Mentawai yang menempati rangking empat pada tahun ini. Sedangkan pada tahun 2012, berada di posisi 17.

Sementara untuk tingkat MTs, peringkat pertama diraih Kota Padang Panjang, disusul Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Bukittingggi. Tahun sebelumnya, Kabupaten Padang Pariaman berada di posisi pertama.

Jumat, 31 Mei 2013

DAFTAR SEKOLAH PRIORITAS SASARAN PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI KOTA BUKITTINGGI

Share

Dalam rangka menyongsong dan menyiapkan lahirnya generasi emas Indonesia, maka Kemdikbud meluncurkan kurikulum baru yaitu Kurikulum 2013. Setelah melalui perjalanan panjang dan berliku, akhirnya Kurikulum 2013 mendapatkan restu dari berbagai pihak untuk diimplementasikan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mulai menerapkan Kurikulum Baru pada 15 Juli 2013 di 6.325 sekolah yang ada di Indonesia.  
Mendikbud M Nuh, menyatakan akan bergerak cepat agar Kurikulum Baru berjalan maksimal. Hal ini dikatakannya setelah DPR menyetujui pelaksanaan dan anggaran Kurikulum 2013.

”Setelah adanya persetujuan dari DPR maka kita akan bergerak cepat seperti dengan  memulai dari urusan penyiapan pelatihan guru sampai ke dokumen-dokumen pendukung yang lain," kata M Nuh.
Terkait dengan penilaian anggota DPR bahwa Kurikulum 2013 belum dipersiapkan dengan matang, M Nuh mennyatakan semua telah dipersiapkan oleh Kemendikbud. Pelatihan Kurikulum baru bagi guru akan mulai minggu ketiga bulan Juni sampai awal Juli. Setiap angkatan mengikuti sekitar 7 hari pelatihan penerapan Kurikulum Baru.
Pelaksanaan pelatihannya direncanakan akan dilaksanakan pada minggu ketiga pada saat liburan sekolah.

Sekolah eks RSBI dan berakreditasi A menjadi prioritas sasaran penerapan Kurikulum 2013. Menurut Mendikbud hal ini didasari sekolah-sekolah tersebut yang lebih siap melaksanakan Kurikulum Baru. Kurikulum Baru itu akan diterapkan di 6.325 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp. 829.427.325.000.

Untuk Provinsi Sumatera Barat  sebagai sasaran sekolah yang akan dijadikan prioritas penerapan Kurikulum 2013 berjumlah 261 sekolah. Terdiri dari Tingkat SD 163 sekolah, tingkat SMP 64 sekolah dan tingkat SMA 34 sekolah. Sementara itu untuk Kota Bukittinggi sekolah yang menjadi prioritas penerapan Kurikulum 2013 berjumlah  sebanyak 22 sekolah. Terdiri dari tingkat SD 13 sekolah, tingkat SMP 6 sekolah, dan tingkat SMA 3 sekolah.
Selengkapnya Nama Sekolah Sasaran Penerapan Kurikulum 2013 Dapat Di Lihat Di Bawah Ini:

SD NEGERI 06 AUR TAJUNGKANG TENGAH SAWAH
SD NEGERI 17 PAKAN KURAI
SD NEGERI 19 ATTS
SD NEGERI 10 AUR TAJUNGKANG TENGAH SAWAH
SD JAMIYYATUL HUJJAJ BUKITTINGGI
SD NEGERI 05 PERCOBAAN PUHUN PINTU KABUN
SD NEGERI 14 TANJUNG ALAM
SD NEGERI 04 BIRUGO
SD NEGERI 11 AUR KUNING
SD NEGERI 07 TELADAN BUKITTINGGI
SD NEGERI 11 BUKIT APIT PUHUN
SD ISLAM AL ISHLAH
SMP NEGERI 1 BUKITTINGGI
SMP NEGERI 3 BUKITTINGGI
SMP NEGERI 5 BUKITTINGGI
SMP NEGERI 7 BUKITTINGGI
SMP ISLAM AL ISHLAH
SMAN 1 BUKITTINGGI
SMAN 2 BUKITTINGGI
SMAN 3 BUKITTINGGI

Untuk mengetahui daftar sekolah yang menjadi sasaran penerapan kurikulum 2013 dapat dilihat di di situs yang di rilis kemdikbud yang dinamakan SEPIK. SEPIK merupakan singkatan dari Sistem Elekstronik Pemantauan Implementasi Kurikulum 2013.

Jumat, 24 Mei 2013

UN SMA 2013 BUKITTINGGI LULUS 100%

Share

Hari ini, Jumat 24 Mei 2013, secara serentak SMA sederajat di Su­matera Barat mengumumkan hasil nilai akhir (NA) siswa semester akhir. Rasa deg-degan mewarnai perasaan siswa, karena berbagai isu beredar antara lain mengatakan semua siswa peserta UN dinyatakan lulus. Jika melihat data dari Dinas Pendidikan Sumbar, ternyata isu tersebut tidak benar. Dari 68.045 siswa peserta UN SMA sederajat, 230 orang siswa dinyatakan tidak lulus. Dapat dirinci, terdapat 199 orang siswa tingkat SMA dan MA yang tidak lulus. Kemudian ada 31 orang siswa SMK yang tidak lulus. Artinya, hanya 67.815 orang siswa yang lulus atau sekitar 99,72 persen.
Melihat persentase kelulusan ini, Ketua UN 2013 Bustavidia mengatakan, persentasenya mele­bihi angka kelulusan tahun lalu. Kenaikan ini terjadi sekitar 0,32 persen. Tahun 2012 lalu, angka kelulusan siswa SMA sederajat di Sumbar sekitar 99,40 persen.

Dikatakan Bustavidia, angka kelulusan ini bisa saja mengalami perubahan. Karena dari berbagai sekolah yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota di Sumbar, tidak semuanya yang menginput data nilai sekolah ke pusat.

“Hal ini jelas mempengaruhi nilai akhir siswa. Karena untuk mendapatkan nilai akhir, diambil dari nilai sekolah dan nilai UN. Dari nilai sekolah diambil dengan persentase sekitar 60 persen, dan hasil UN sekitar 40 persen,” katanya, Kamis (23/5).
Untuk rata-rata NA tingkat SMA dan MA, Kota Padang memi­liki rata-rata tertingi dibanding 18 kota dan kabupaten lainnya. Yaitu 7,37. Posisi ini mengalahkan Kota Padang Panjang yang memiliki rata-rata 7,30.

Kemudian Kota Bu­kitting­gi yang memiliki rata-rata 7,28.
Sementara untuk  tingkat kelu­lusan SMA dan MA, Kota Padang tidak menjadi yang pertama. Karena 8 orang siswa dari kota ini tidak lulus. Selain Padang, ada 14 kabupaten dan kota yang mem­punyai siswa tidak lulus. Angka siswa tidak lulus didominasi oleh siswa berasal dari Pesisir Selatan sebanyak 55 orang. Disusul,
Kabu­paten Kepulauan Mentawai seba­nyak 43 orang dan Kabupaten Solok sebanyak 28 siswa.
Empat kota yang memiliki angka kelulusan 100 persen adalah, Bukittinggi, Padang Panjang, Kota Sawahlunto, dan Kota Pariaman.

Di sisi lain untuk tingkat SMK, tingkat tidak lulus siswa banyak terdapat di Kota Payakumbuh, yaitu 18 orang. Diikuti Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 5 siswa dan Kota Padang sebanyak 3 orang.
Sementara dari 19 kabupaten dan kota ini untuk tingkat SMK, sebanyak 12 kota dan kabupaten memiliki siswa yang lulus 100 persen. Yaitu, Bukittingi, Padang Panjang, Sawahlunto, Kota Solok, Kota Pariaman,

Kabupaten Lima­puluh Kota, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Sijunjung, Pasaman Barat, Solok Selatan, dan Dhar­masraya. Sementara Kepulauan Mentawai tidak memiliki SMK.
Terkait cara pengumuman kelu­lusan ini, masing-masing kabupaten dan kota diserahkan mau memilih cara yang mana. Untuk Kota Padang, dipilih dengan cara mem­beritahukan kelulusan melalui website dan SMS. Sementara seko­lah di Bukittinggi, memilih dengan meminta siswa datang langsung ke sekolah.
Berita terkait baca di harian Haluan.